Warga Padang dihebohkan dengan penemuan jasad bayi yang kondisinya tidak utuh di aliran sungai yang berada di kawasan Koto Lalang, Kecamatan Koto Tangah. Penemuan tragis ini terjadi dan langsung menarik perhatian warga sekitar. Pihak kepolisian dari Polsek Koto Tangah segera merespons laporan warga dan melakukan penyelidikan di lokasi.
Menurut informasi dari pihak kepolisian, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar sungai. Kondisi jasad yang tidak lengkap mengindikasikan bahwa bayi tersebut diduga telah meninggal dunia beberapa waktu sebelumnya dan kemungkinan terbawa arus sungai. Polisi belum dapat mengidentifikasi jenis kelamin maupun perkiraan usia bayi tersebut secara pasti di lokasi penemuan.
Tim Inafis Polresta Padang juga telah diterjunkan ke lokasi penemuan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara detail dan mengumpulkan berbagai petunjuk yang dapat membantu mengungkap identitas bayi serta penyebab kematiannya. Jasad bayi tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik, yang diharapkan dapat memberikan informasi lebih akurat mengenai penyebab kematian dan perkiraan waktu kejadian.
Kapolsek Koto Tangah, Kompol Andri Nugroho, mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang baru lahir atau memiliki informasi sekecil apapun terkait penemuan ini untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan profesional untuk mengungkap fakta di balik penemuan jasad bayi yang tragis ini, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana. Masyarakat Padang pun выражают keprihatinan mendalam atas kejadian ini dan berharap keadilan dapat ditegakkan.
Fokus utama pihak kepolisian saat ini adalah mengidentifikasi jasad bayi dan mencari tahu yang menyebabkan bayi tersebut berada di sungai. Mereka juga akan menelusuri laporan kehilangan bayi yang mungkin ada di wilayah Padang dan sekitarnya. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.
Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinas kependudukan untuk membantu proses identifikasi jika ada catatan kelahiran bayi yang sesuai dengan ciri-ciri yang ditemukan.
