Sebuah insiden tragis terjadi di perairan Kalimantan Timur (Kaltim) ketika sebuah speedboat menabrak kapal tongkang, mengakibatkan satu penumpang tewas. Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.
Speedboat yang mengangkut tujuh orang penumpang tersebut menabrak bagian belakang kapal tongkang TB KSA 44 di perairan Teluk Balikpapan. Benturan keras tersebut mengakibatkan satu penumpang tewas di tempat kejadian, sementara satu orang lainnya hilang dan masih dalam pencarian.
“Kami menerima laporan adanya kecelakaan laut antara speedboat dan kapal tongkang. Satu penumpang tewas dan satu lainnya hilang,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan.
Korban yang penumpang tewas dalam insiden ini adalah Randy, seorang pria dewasa yang berusaha menyelamatkan seorang anak berusia 12 tahun bernama Zaky. Zaky yang panik melompat ke laut saat speedboat menabrak tongkang. Randy berusaha menolong Zaky, namun nahas, Randy justru tenggelam dan meninggal dunia. Sementara itu, Zaky masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
“Korban meninggal dunia adalah seorang pria dewasa yang berusaha menyelamatkan seorang anak yang panik dan melompat ke laut,” jelas Dody Setiawan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-AL, Polairud, dan relawan segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. Jasad Randy berhasil ditemukan dan dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Namun, pencarian Zaky masih terus dilakukan.
“Kami terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Kami juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini,” kata Dody Setiawan.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan pelayaran di perairan Kalimantan Timur. Padatnya lalu lintas kapal, terutama kapal tongkang yang berukuran besar, membutuhkan kewaspadaan ekstra dari para pengguna transportasi air.
Pihak berwenang diimbau untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan keselamatan pelayaran. Para pengguna transportasi air juga diimbau untuk selalu mematuhi aturan keselamatan, seperti menggunakan jaket pelampung dan tidak memaksakan diri berlayar dalam kondisi cuaca buruk.
Kecelakaan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih mengutamakan keselamatan dalam pelayaran.
