Tiongkok dikenal dengan ambisi pembangunan kotanya yang megah. Namun, tidak semua proyek berjalan mulus. Beberapa kota yang dirancang untuk menjadi pusat perkotaan yang ramai justru berubah menjadi “kota hantu” yang sepi. Kisah-kisah kegagalan ini menjadi pelajaran berharga, terutama bagi proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Indonesia.
Fenomena Kota Hantu di Tiongkok:
- Ordos Kangbashi:
- Kota yang dirancang untuk menampung satu juta orang ini hanya dihuni sebagian kecil dari kapasitasnya.
- Kurangnya lapangan pekerjaan dan biaya hidup yang tinggi menjadi penyebab utama kegagalan.
- Tianducheng:
- Kota replika Paris ini juga mengalami nasib serupa, dengan tingkat hunian yang sangat rendah.
- Harga properti yang tidak terjangkau menjadi salah satu faktor penyebabnya.
- Kota Yumen:
- Kota ini mengalami perubahan yang sangat drastis, dari kota minyak yang sangat ramai, menjadi kota yang sangat sepi.
- Penipisan cadangan minyak, menjadi penyebab utama.
- Venesia Palsu:
- Kota yang di rancang layaknya kota Venesia di Italy ini, juga mengalami kegagalan.
- Kurangnya minat wisatawan, menjadi penyebab utama.
Pelajaran Berharga untuk IKN:
- Perencanaan yang Matang:
- Pembangunan IKN harus didasarkan pada perencanaan yang matang dan komprehensif, dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial, dan lingkungan.
- Fokus pada Kebutuhan Ekonomi dan Sosial:
- Infrastruktur yang canggih saja tidak cukup untuk menarik penduduk. IKN harus memiliki sektor ekonomi yang kuat dan relevan, serta fasilitas sosial yang memadai.
- Keterjangkauan Biaya Hidup:
- Biaya hidup di IKN harus terjangkau bagi mayoritas penduduk, agar tidak terjadi kesenjangan sosial.
- Keberlanjutan Lingkungan:
- Pembangunan IKN harus memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan, agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi alam.
- Keterlibatan Masyarakat:
- Pembangunan IKN harus melibatkan masyarakat secara aktif, agar tercipta rasa memiliki dan dukungan yang kuat.
Poin-poin Penting:
- Kegagalan pembangunan kota-kota di Tiongkok memberikan pelajaran berharga bagi IKN.
- Perencanaan yang matang, fokus pada kebutuhan ekonomi dan sosial, keterjangkauan biaya hidup, keberlanjutan lingkungan, dan keterlibatan masyarakat adalah kunci keberhasilan IKN.
- IKN harus menghindar dari kesalahan, yang terjadi di tiongkok, agar tidak terjadi hal yang serupa.
Dengan belajar dari pengalaman Tiongkok, diharapkan IKN dapat dibangun menjadi kota yang sukses dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
