Oknum Polisi Salah Tembak Warga hingga Kritis di Tarakan, Investigasi Mendalam Dilakukan

Sebuah insiden penembakan yang melibatkan seorang oknum polisi dan warga sipil mengguncang kota Tarakan. Peristiwa tragis ini mengakibatkan seorang warga, HS, seorang wanita penjual bensin eceran, mengalami luka tembak serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) langsung bergerak cepat untuk melakukan investigasi mendalam terkait kejadian ini.

Insiden penembakan ini terjadi saat anggota polisi melakukan penggerebekan terhadap seorang buronan kasus pencurian. Saat pengejaran, polisi melepaskan tembakan yang sayangnya mengenai HS yang sedang mengisi bensin eceran. Tembakan tersebut mengenai punggung korban dan tembus hingga ke pinggang. Akibat tembakan tersebut, korban mengalami luka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Polda Kaltara melalui Kabid Humas Kombes Pol menyatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan kejadian ini dan berjanji akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional. “Kami tidak akan mentolerir tindakan anggota yang melanggar hukum dan kode etik kepolisian,” tegasnya.

Investigasi yang dilakukan oleh Propam Polda Kaltara meliputi pemeriksaan saksi-saksi, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan pengumpulan barang bukti. Oknum polisi yang terlibat dalam insiden ini telah diamankan dan statusnya saat ini adalah terperiksa. Pihak kepolisian juga telah mengunjungi korban di rumah sakit dan memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban. Polisi juga melanjutkan pengejaran terhadap buronan yang menjadi target operasi, yang berhasil melarikan diri saat insiden terjadi.

Masyarakat Tarakan pun menuntut keadilan atas insiden ini. Mereka berharap agar proses hukum berjalan dengan adil dan transparan, serta pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Kami sebagai warga Tarakan sangat prihatin dengan kejadian ini. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dan aparat kepolisian dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan humanis,” ujar seorang tokoh masyarakat Tarakan.

Insiden ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan keprihatinan mendalam. Masyarakat berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi aparat kepolisian untuk lebih berhati-hati dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Selain insiden penembakan ini, Tarakan juga dihebohkan dengan penyerangan Mapolres Tarakan oleh oknum TNI, yang mengakibatkan beberapa anggota polisi terluka. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden yang melibatkan aparat keamanan di Tarakan.

Post navigation