Tragedi Road Race Kaltim: Pembalam Tertimpa Gerbang Start Saat Balapan

Sebuah insiden tragis mewarnai ajang road race di Kalimantan Timur (Kaltim), di mana seorang pembalam tertimpa gerbang start sesaat sebelum balapan dimulai. Peristiwa nahas ini menyebabkan pembalam tertimpa mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Insiden tertimpa ini sontak menghentikan jalannya perlombaan dan menimbulkan kepanikan di antara para penonton serta kru tim. Pihak kepolisian setempat dan panitia penyelenggara sedang melakukan investigasi terkait penyebab robohnya gerbang start yang menimpa pembalam tertimpa tersebut. Berikut informasi selengkapnya.

Detik-Detik Pembalam Tertimpa Gerbang Start di Sirkuit Dadakan

Menurut laporan dari saksi mata di lokasi kejadian pada hari Rabu, 23 April 2025, sekitar pukul 11.00 WITA, insiden tertimpa gerbang start terjadi di sirkuit non-permanen yang berada di kawasan Samarinda, Kalimantan Timur. Saat para pembalap bersiap di garis start untuk salah satu kelas perlombaan, tiba-tiba gerbang start yang terbuat dari rangka besi roboh dan menimpa salah seorang pembalam tertimpa yang berada tepat di bawahnya. Identitas pembalam diketahui bernama Rio (22 tahun), seorang pembalap lokal yang cukup dikenal.

Pembalam Tertimpa Alami Luka Serius, Balapan Dihentikan Sementara

Akibat tertimpa gerbang start yang cukup berat, Rio mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuhnya. Tim medis yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama dan melarikan pembalam tersebut ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Insiden pembalam tertimpa ini menyebabkan panitia penyelenggara langsung menghentikan sementara jalannya seluruh rangkaian perlombaan road race.

Polisi dan Panitia Investigasi Penyebab Robohnya Gerbang Start

Pihak kepolisian dari Polsek setempat dan panitia penyelenggara road race langsung melakukan investigasi terkait penyebab robohnya gerbang start yang mengakibatkan pembalam. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis konstruksi gerbang start yang kurang kuat atau adanya kesalahan pemasangan. Kapolsek setempat, Kompol Ari Nugroho, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian pada hari Rabu, 23 April 2025, pukul 12.00 WITA, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan akan memastikan bahwa insiden serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Keselamatan para pembalap dan penonton adalah prioritas utama,” ujar Kompol Ari Nugroho.

Post navigation