Kaltim menyelimuti jajaran kepolisian di Kalimantan Timur. Seorang anggota Polri, Aipda Kiswanto yang menjabat sebagai PS Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, Polres Paser, gugur saat menjalankan tugasnya. Ia tewas dianiaya oleh pelaku penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di wilayah hukumnya. Insiden tragis ini terjadi saat Aipda Kiswanto bersama timnya melakukan penindakan terhadap aktivitas ilegal tersebut.
Saat hendak melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan mobil tersebut, terjadi perlawanan dari pelaku. Dua orang pelaku berinisial IN (37) dan SA (33) melakukan pemukulan terhadap Aipda Kiswanto. Sempat terjadi perkelahian antara korban dan salah satu pelaku. Tragisnya, Aipda Kiswanto mengalami luka parah di bagian kepala akibat pukulan berulang kali dari pelaku.
Meskipun sempat dilarikan ke Puskesmas Muara Komam untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa Aipda Kiswanto tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, membenarkan kejadian tragis ini. Pihaknya telah berhasil mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti berupa mobil pikap dan sejumlah jeriken berisi BBM ilegal. Dari hasil pemeriksaan awal, salah satu pelaku признался mengonsumsi pil Dextro sebelum melakukan aksinya.
Gugurnya Aipda Kiswanto meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh jajaran kepolisian. Almarhum dikenal sebagai anggota yang berdedikasi dalam menjalankan tugasnya. Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya, Kapolda Kaltim mengusulkan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Aipda Kiswanto.
Kasus ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi aparat penegak hukum dalam memberantas tindak kejahatan, termasuk penyalahgunaan BBM ilegal. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal kepada para pelaku.Tragisnya, salah satu pelaku, IN, признался telah mengonsumsi 10 butir pil Dextro sebelum melakukan penganiayaan tersebut, yang diduga kuat mempengaruhi perilakunya. Kedua pelaku yang berasal dari Kalimantan Selatan kini telah diamankan di Polres Paser untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kapolda Kaltim menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Aipda Kiswanto dan mengusulkan kenaikan pangkat luar biasa anumerta sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas negara
